Pages

Subscribe:

hit conter

Pages

Sabtu, 27 Agustus 2011

[Review] Bleach: Soul Resurreccion

PlayStation 3 : by : Dimas Aryo Nugroho | 24/08/2011
Nama Bleach sebagai serial anime dengan basis fans yang cukup banyak kiranya menjadi tambang emas yang menjanjikan kala diangkat menjadi sebuah judul video game. NIS nampaknya mengambil kesempatan ini dengan merilis versi game dari Bleach dengan sub judul: Soul Ressureccion untuk console next-gen. Mari kita lihat bagaimana performa Ichigo dan kawan-kawan dalam game ini.
Garis besar cerita dalam game ini berkutat dengan petualangan Ichigo dalam menyelamatkan salah satu temannya yang diculik oleh Aizen. Ichigo bersama rekannya harus menyerbu markas sang mantan pemimpin Soul Reaper tersebut. Tentu saja pihak musuh tak tinggal diam. Ada beratus-ratus musuh yang siap menghadang laju gamer.
Beratus-ratus? Yap, game ini mengadopsi sistem 1 lawan banyak a la Dynasty Warrior, Legend of Troy, dan game-game hack ‘n slash lainnya. Gamer akan terjun ke dalam satu area dengan musuh-musuh yang terus bermunculan. Total ada 15 misi, dimana tiap misinya akan terkonsentrasi pada paling tidak satu karakter. Nantinya gamer akan menemui karakter baru yang bisa dimainkan, dimana total ada 21 playable characters yang pastinya fans Bleach sudah familiar, seperti Ishida Uryu, Rukia Kuchiki, Kenpaci Zaraki, dan masih banyak lagi.
Sayangnya penyajian story terlihat kurang menarik. NIS memilih untuk menggunakan narasi dan teks berjalan untuk menceritakan apa yang terjadi. Kalaupun ada cutscene, pasti durasinya tak terlalu lama. Dan karena hal itu pula bisa dipastikan bahwa gamer yang awam dengan dunia Bleach akan kesulitan mencerna storyline dalam game ini.
Game ini memperbolehkan gamer untuk memilih menggunakan voice over berbahasa Jepang yang diisi oleh pengisi suara dalam anime aslinya, dengan subtitle bahasa Inggris. Hal ini jauh lebih menyenangkan untuk dinikmati ketimbang mendengar dialog dengan bahasa Inggris yang terdengar kaku.
Secara keseluruhan, gameplay yang dihadirkan cukup sederhana namun fun. Gamer akan berada di sebuah stage linear: jalan ke depan, berada di sarang musuh, babat musuh, kalahkan boss, lalu masuk ke area atau misi selanjutnya. Begitu seterusnya. Di beberapa titik, gamer akan “terkurung” dalam suatu sub-area dan harus menghadapi musuh yang datang secara bergelombang. Jalan akan terbuka ketika gamer bisa mengalahkan semua musuh.
NIS memasukkan beragam pemanis agar gameplay yang repetitif itu tak membosankan. Tiap karakter memiliki standard attack dan special move yang mudah untuk di eksekusi. Combo tiap karakter memiliki gerakan yang berbeda, sehingga feel unik tiap karakter yang berlainan pun terasa. Misal, Ichigo memiliki karakteristik pertarungan jarak dekat dan cepat, sedangkan Uryu lebih mengandalkan serangan jarak jauh dengan Spirit Bow, namun serangan jarak dekatnya sedikit lemah. 
Tiap karakter dibekali dengan Spirit Gauge yang akan terisi secara otomatis asalkan gamer tidak sedang melakukan guard atau evade. Spirit Gauge merupakan “bahan bakar” special attack atau disini disebut dengan spirit pressure attack. Selain Spirit Gauge, ada Ignition Gauge yang akan merubah tampilan karakter dalam batas waktu tertentu dengan kemampuan serangan yang lebih dahsyat dan super move yang kolosal nan mematikan.
Musuh yang berhasil dikalahkan akan menjatuhkan orb merah dan orb berwarna hijau alias Soul Point. Orb merah berguna untuk mengisi Ignition Gauge. Soul Point atau orb hijau nantinya akan diakumulasi tiap stage untuk mengupgrade character ability. Makin banyak combo yang gamer lakukan, maka makin banyak pula Soul Point yang dijatuhkan.
Selain Story mode, game ini menyediakan Mission mode dan Soul Attack. Dalam Mission mode, gamer akan diberikan sebuah misi dengan beragam objective semisal mengalahkan musuh dalam waktu tertentu, atau mengalahkan beberapa karakter bos. Progress gamer dalam Mission mode memungkinkan gamer untuk meng-unlock karakter baru.
Soul attack tak jauh berbeda dengan Mission mode, hanya saja disini gamer dituntut untuk meraih skor tinggi untuk ditandingkan dengan skor gamer lain dengan konsep online leaderboards. Dengan konsep seperti ini, harus diakui mode online yang dihadirkan dalam Soul Attack tidaklah menarik.
Untuk urusan grafik NIS menggunakan teknologi cell shading yang umum digunakan oleh sebuah developer ketika membuat game based on anime. Animasi karakter dan pergerakannya terlihat smooth. Variasi gerakan yang cukup banyak bisa ditampilkan dengan baik. Belum lagi animasi efek-efek keren yang dihadirkan dan lingkungan stage yang interaktif. Overall, grafik yang disajikan adalah salah satu aspek terbaik dalam game ini.
Editor’s Tilt 7,0
Jujur saja saya bukan fans fanatik Bleach. Ketika mengharapkan story yang mendalam, ternyata saya malah dibuat bingung oleh alur game ini yang sebenarnya sederhana. Namun hal tersebut bisa ditutupi dengan cukup solidnya konsep gameplay dengan bumbu grafik yang menawan. Mestinya gamer yang familiar dengan serial ini akan lebih menikmati permainan, karena paling tidak sudah mengenali karakter dan alur cerita yang ada pada animenya. Intinya, kalau gamer fans berat Bleach, maka game ini masuk dalam kategori must have. Sebaliknya, bagi gamer awam cukup nikmati misi-misi yang ada dan lupakan aspek story.
DIMAS ARYO NUGROHO
VGI Kontributor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar