Pages

Subscribe:

hit conter

Pages

Sabtu, 22 Oktober 2011

[Review] Driver: San Francisco

PlayStation 3 / Xbox 360 / PC : by : Si Tukang Review | 20/10/2011
Setelah genre sandbox dipopulerkan oleh Rockstar melalui serial GTA-nya, hampir semua produser berlomba-lomba mengeluarkan variannya akan game tersebut. Ubisoft sendiri memiliki variannya yang lumayan populer: Driver. Sesuai judulnya Driver adalah sebuah game yang lebih berfokus pada aksi balap mobil (atau menggunakan mobilmu menghentikan kriminalitas) ketimbang campuran mengemudi dan baku tembak ala serial-serial game genre sandbox lainnya. Apakah ini merupakan nilai positif atau negatif bagi game ini?
Setelah Driver Trilogy Ubisoft membawa franchise ini ke arah yang berbeda dalam Driver: Parallel Lines. Game tersebut menghilangkan karakter Tanner yang telah menjadi maskot serial ini. Sungguh sayang banyak gamer merasa bahwa game rilisan tahun 2006 itu kurang memuaskan mereka. Setelah lima tahun vakum akhirnya Ubisoft memantapkan hati mereka untuk mengembalikan sosok jagoan kepada pertikaian klasik antara sang polisi Tanner dan sang penjahat Jericho!
Dari sub-judul San Fransisco saja kamu semestinya sudah tahu kalau game ini bakalan ber-setting di kota San Fransisco. Ubisoft benar-benar serius mempersiapkan game ini sehingga seluruh kota San Fransisco bisa kamu jelajahi, walaupun pada awalnya ada beberapa bagian kota yang tidak dapat kamu akses. Kendaraan-kendaraan yang tersedia bagi Tanner juga macam-macam jenisnya mulai dari sedan mini sampai truk gandeng jumbo. Hebatnya lagi, semua kendaraan ini memiliki feel yang berbeda saat dikemudikan.
Dalam Driver: San Fransisco kamu memang ‘terkurung’ dalam mobilmu karena Ubisoft tidak memberimu kesempatan untuk turun ataupun menjalankan misi dengan kaki. Lantas bagaimana kamu bisa berganti mobil? Apa hanya sesuai yang diberikan misi saja? Tentu saja tidak. Game ini dengan bangga memperkenalkan sistem baru bernama Shifting; sebuah gameplay yang memampukan Tanner berpindah-pindah tubuh ke mobil-mobil lain.
Beberapa dari kalian mungkin garuk-garuk kepala sambil berpikir “Shifting? Teleportasi ke mobil lain? Apa-apaan ini?”. Sebenarnya konsep Shifting ini tidak seorisinil yang digembar-gemborkan oleh Ubisoft kok. Kamu pernah menonton The Matrix? Ingat tidak bagaimana para agen memiliki kemampuan untuk merasuki manusia-manusia saat menyadari target ada di dekat mereka? Yah kira-kira seperti itu. Kalau dalam dunia game sistem ini saya ingat terakhir kali diimplementasikan dalam Parasite Eve: The 3rd Birthday dengan nama Overdrive.
Gameplay ini semula membuat saya pesimis. Jangan-jangan ini akan membuat game menjadi kelewat gampang? Dalam Parasite Eve: The 3rd Birthday saya praktis hampir tidak pernah Game Over karena memiliki persediaan nyawa tak terbatas dengan merasuki orang-orang di sekitar. Kekhawatiran ini sempat terbukti pada awal-awal game di mana saya sering tidak perlu repot-repot mengejar kriminal tetapi tinggal mengshift ke mobil dari arah berlawanan untuk menabrakkannya kepada musuh. Toh perlahan tapi pasti tingkat kesulitan game ini menjadi makin tinggi dan Shifting menjadi sebuah bagian yang integral dengan gameplay-nya.
Ada sebuah misi misalnya yang mengharuskanmu menghentikan sepuluh truk yang dipasangi peledak dalam waktu kurang dari tiga menit! Kalau kamu tidak luwes melakukan kemampuan Shifting maka buang saja jauh-jauh impian menyelesaikan misi tersebut!
Tapi bagaimana si John Tanner bisa memiliki sebuah kemampuan supernatural semacam ini? Ini menurutku merupakan kelemahan dari game Driver: San Fransisco. Di awal game sang kriminal Jericho meloloskan diri dari mobil penjara dan menabrak mobil yang dikendarai oleh John Tanner. Tabrakan hebat itu mengakibatkan Tanner jatuh ke dalam koma yang berkepanjangan. Dalam komanya ini entah bagaimana Tanner bermimpi mengenai kota San Fransisco dan bagaimana dia memiliki kemampuan Shifting ini. Apa para developer di Ubisoft ini fansnya film Inception semua ya?
Misi dalam game ini saya kategorikan menjadi tiga: Story Mission, City Mission, dan Optional Mission. Optional Mission dalam game ini ditandai di map dengan warna biru. Misi-misi ini jumlahnya ada puluhan dan kamu bebas mau menyelesaikannya atau tidak. Menyelesaikannya tentu saja memberimu hadiah-hadiah poin yang berfungsi untuk membeli kendaraan baru maupun melakukan upgrade. Tipe misi kedua adalah City Mission. Misi-misi ini ditandai dengan marker berwarna kuning yang harus kamu lakukan untuk membuka Story Mission. Story Mission – seperti bisa ditebak – merupakan misi yang memajukan cerita dalam permainan.
Editor’s Tilt 8.5
Bagiku, Driver: San Fransisco merupakan sebuah game yang menyenangkan. Konsep Shifting membuat game ini terasa berbeda dengan genre sandbox kebanyakan. Grafis yang bagus (semua mobil yang kamu kendarai bisa ringsek dan hancur! Kota yang bisa kamu jelajahi luar biasa besar!),voice acting yang solid dan kocak, dan waktu permainan yang lumayan panjang membuatku bisa memaafkan ceritanya yang agak-agak absurd.
Si TUKANG REVIEW
VGI Kontributor


Tidak ada komentar:

Posting Komentar